Jumat, 18 Oktober 2019

KARAKTERISASI SENYAWA ORGANIK BAHAN ALAM

Assalamualaikum wr.wb

Baik lah pada kesempatan ini saya akan membahas seputaran kimia organik lll,sebelum melanjutkan ke pembahasan saya akan membahas tentang  karakterisasi senyawa organik bahan alam, jadi untuk lebih jelasnya lanjutkan membaca yaa...

A. Senyawa organik bahan alam
Merupakan gugus fungsi Jamak dan gugus fungsi tersebut berbeda-beda (bifungsional), sehingga penggolongannya tidak didasarkan pada gugus fungsi senyawa nya. Alam itu digolongkan berdasarkan kemiripan kerangka strukturnya contohnya pada senyawa fenol dan asam fenolat. Senyawa organik bahan alam ini dapat berupa metabolit primer dan sekunder.

1 isoflavonoid


Ada beberapa karakteristik yang dimiliki oleh gugus gugus fungsi yang menyusun isoflavonoid. dibawah ini merupakan penjelasan dari struktur isoflavonoid yaitu :
1. Struktur isoflavon dibentuk dari 3-fenilkroman sebagai kerangka dasarnya yang terhidroksilasi pada posisi 4 dan 7
2. Berdasarkan gugus yang terikat 6 pada posisi 5 dan 6, isoflavon dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu daidzein, genistein dan glisitein
3. struktur isoflavonoid dapat dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu aglikon dan glikosida.
4. glukosida isoflavon juga dapat mengalami reaksi esterifikasi pada posisi 6 (pada glukosa) dengan gugus asetil atau malonil membentuk asetildaidzin, asetilgenistin, asetilglisitin, malonildaidzin, malonilgenistin dan malonilglisitin
5. JIka glukosida maupun ester glukosida isoflavon dihidrolisis, maka akan terbentuk monosakarida, asetil atau malonil, dan aglikon (daidzein, genistein dan glisitein)
6. Senyawa isoflavon  pada kedelai berbentuk senyawa konjugat dengan senyawa gula melalui ikatan -O- glikosidik. Selama proses fermentasi, ikatan -0- glikosidik terhidrolisa, sehingga dibebaskan senyawa gula dan isoflavon aglikon yang bebas.
7. Dengan struktur yang mirip dengan estrogen, isoflavon juga berpotensi sebagai antikanker yang disebabkan oleh hormon estrogen.


2. Morfin
Morfin adalah jenis obat yang masuk ke dalam golongan analgesik opium atau narkotik. Obat ini digunakan untuk mengatasi rasa sakit yang terbilang parah dan berkepanjangan atau kronis, seperti misalnya nyeri pada kanker stadium lanjut. Morfin bekerja pada saraf dan otak sehingga tubuh tidak merasakan rasa sakit.dibawah ini merupakan gambar analgetik,agonis dan antagonis analgetik.

Hubungan antara struktur dan aktivitas turunan morfin:
a. Eterifikasi dan esterifikasi gugus hidroksi fenol akan menurunkan aktivitas analgetik meningkatkan aktivitas anti batuk dan meningkatkan efek kejang
b. Eterifikasi, esterifikasi, oksidasi atau penggantian gugus hidroksil alcohol dengan halogen atau hidrogen dapat meningkatkan aktivitas analgetik, meningkatkan efek stimulan, tetapi juga meningkatkan toksisitasnya.
d. Pengubahan konfigurasi hidroksi pada C6 dapat meningkatkan aktivitas analgetik.
e.Hidrogenasi ikatan rangkap C7-C8 dapat menghasilkan efek yang sama atau lebih tinggi dibanding morfin.
f. Substitusi pada cincin aromatik akan mengurangi aktivitas analgetik.
g. Pemecahan jembatan eter antara C4 dan C5 akan menurunkan aktivitas.
h. Pembukaan cincin piperidin menyebabkan penurunan aktivitas. 
i. Demetilisasi pada C17 dan perpanjangan rantai alifatik yang terikat pada atom N dapat menurunkan aktivitas.
j. Adanya gugus alil pada atom N menyebabkan senyawa bersifat antagonis kompetitif.


permasalahan
Pada struktur morfin terdapat gugus hidroksil alkohol jika posisi gugus dirubah dri 6 ke posisi 8 menurut anda apakah yg akan terjadi,jelasksn?
2. jelaskan apa senyawa metabolit sekunder yg terkandung dalam akar jarak merah?
3. sumber metabolit sekunder dapat ditemukan baik dari tumbuhan maupun hewan,coba jelaska  jenis dan fungsi yg diperoleh dri metabolit sekunder pada hewan laut?

Senin, 14 Oktober 2019

METABOLISME BIOMOLEKUL LIPID

Assalamualaikum wr.wb


Baik lah pada kesempatan ini saya akan membahas seputaran kimia organik lll,sebelum melanjutkan ke pembahasan saya akan membahas tentang  Metabolisme biomolekul lipid, jadi untuk lebih jelasnya lanjutkan membaca yaa...

A. Pengertian, lipid
Lipid/Lemak merupakan senyawa heterogen atau molekul-molekul biologis yang tidak larut di dalam air tetapi larut di dalam pelarut organik seperti : ester,chloroform,dan benzol. Gugus dari lemak ini disusun oleh senyawa-senyawa dari unsur hidrogen karbon oksigen dan rantai R dan rantai R inilah yang menentukan jenis-jenis lemak tersebut.


B. metabolisme lipid

Metabolisme dapat diartikan sebagia proses dimana asam lemah itu dicerna,dipecah menjadi energi atau disimpan dalam tubuh manusia.salah satu fase metabolisme yaitu sbb:
1. Beta oksidasi

proses pemutusan atau perubahan asam lemak akan menghasilkan asetil-koa, asetil-koa terdiri dari dua atom karbon sehingga jumlah asetil-koa yang dihasilkan sama dengan jumlah atom karbon Dalam rantai karbon asam lemak yaitu 2. Misal asam palmitat akan menghasilkan beta oksidasi yang membentuk asetil koa.


Penggolongan lipid
-lemak dan minyak
-fospolipid
-terpena
-feromon
-steroid

Fungsi fisiologis lipid
- menghasilkan energi
- bahan pembentuk fosfolipid dan glikolipid(dinding sel)
- mempertahankan integritas membran sel
- membentuk asam empedu, hormon steroid, VD dan prostaglandink.

Jenis-jenis lipid
1. Asam lemak 
merupakan asam monokarboksilat rantai panjang dengan rumus kimia CH3 (CH2)n -COOH dimana tentang ukuran dari asam lemak adalah memiliki Atom C12 sampai C24 ada 2 macam asam lemak yaitu asam lemak jenuh dan tidak jenuh yang membedakannya yaitu berdasarkan ikatan rangkapnya jenuh itu tanpa ikatan rangkap sedangkan tak jenuh itu mempunyai ikatan rangkap contohnya yang jenuh asam palmitat dan tak jenuh itu asam oleat.

2. Gliserida
Gliserida dibedakan menjadi dua yaitu gliserida netral yang merupakan suatu Ester antara asam lemak dengan gliserol dan fosfogliserida yang merupakan lipid yang mengandung gugus fosfat.

3. Lipid kompleks
Dibedakan menjadi dua juga yaitu lipoprotein yang jenisnya itu meliputi kilomikron VLDL, LDL dan HDL. Dan yang kedua ada glikolipid yaitu mengandung asam lemak sphingosine dan karbohidrat.

4. Non gliserida
merupakan asam lemak yang bergabung dengan molekul-molekul non gliserol seperti sphingolipid kolesterol steroid dan malam atau lilin.

C. Absorpsi lipid
Kita ketahui bahwa seperti halnya senyawa-senyawa lain di tubuh kita maka senyawa lemak harus diabsorpsi dalam tubuh kita dan apabila telah diabsorpsi maka dia harus ditransfortasikan ke seluruh sel, senyawa lemak baru dapat diabsorpsi apabila senyawa-senyawa lemak tersebut sudah dalam bentuk yang paling sederhana, seperti asam lemak kolesterol bebas dan 2 monoasilgliserol. Keberadaan senyawa-senyawa ini diperlukan untuk di sintesa trigliserida dan kolesterol Ester dalam sel-sel mukosa usus di mana asam lemak rantai sedang dan pendek langsung ke sirkulasi porta dan ditransportasikan oleh albumin. Sedangkan lipit-lipit lainnya akan ditransportasikan melalui kilomikron di dalam pembuluh lymph.

D. transportasi lipid

Bahwa apabila kita mengkonsumsi lemak maka lemak tersebut akan masuk ke dalam usus, di dalam usus lemah akan disalurkan melalui lymph dimana lemak tersebut akan diikat oleh kilomikron, dan di dalam kilomikron barulah kemudian lemak tersebut akan diedarkan melalui pembuluh darah. Di dalam pembuluh darah maka kilomikron mengalami hidrolisis oleh enzim lipoprotein lipase, keberadaan kilomikron yang telah dihidrolisis oleh enzim tadi akan menghasilkan kilomikron remnant, kilomikron nan ini akan masuk ke dalam hati untuk kemudian senyawa senyawa gliserol nya akan diubah menjadi glukosa pada keadaan atau Jalur metabolisme glikolisis. Adapun pada gliserol gliserol yang belum mengalami glukoneogenesis akan kembali disalurkan dan diikat oleh senyawa transpor yang disebut dengan PLDL. Lalu PLDL ini akan kembali masuk ke pembuluh darah dan kembali dihidrolisis oleh enzim lipoprotein lipase, sehingga akan menjadi suatu senyawa senyawa kolesterol yang lebih besar lagi yang diikat oleh senyawa yang disebut IDL,lalu IDL akan berubah menjadi LDL dan kemudian LDL inilah yang akan menghantarkan kolesterol kolesterol dan senyawa-senyawa lemak ke dalam sel dan jaringan. Apabila jaringan atau sel sel mengalami kerusakan maka sel-sel lemak yang telah dirombak akan diikat oleh senyawa yang disebut HDL.

permasalahan
1. Jelaskan hubungan antara senyawa HDL dengan jaringan/sel" yang rusak dalam tubuh?
2. Perombakan asam lemak bebas dilakukan melalui siklus beta oksidasi,coba jelaskan peranan siklus beta oksidasi ini pada perombakan asam palmitat?
3. jelaskan secara singkat hubugan lipid dengan penderita obesitas?


Jumat, 11 Oktober 2019

BIOMOLEKUL YANG MELIPUTI GULA DAN KARBOHIDRAT,ASAM AMINO,PROTEIN.

Assalamualaikum wr.wb


Baik lah pada kesempatan ini saya akan membahas seputaran kimia organik lll,sebelum melanjutkan ke pembahasan saya akan membahas tentang  Biomolekul Yang Meliputi Gula dan Karbohidrat,Asam amino,Protein, jadi untuk lebih jelasnya lanjutkan membaca yaa...

Biomolekul dapat kita Artikan sebagai molekul-molekul yang ada di dalam tubuh kita dan tentunya diperlukan oleh tubuh kita,atau juga bisa diartikan sebagai suatu senyawa organik yang sederhana yang memiliki fungsi sebagai pembentuk suatu organisme yang hidup dan mempunyai sifat yang khas sebagai hasil dari aktivitas biologis. Ada tiga jenis biomolekul yang ada di dalam tubuh

1. Karbohidrat
    Pada zaman dahulu karbohidrat ini merupakan hidrat dari atom karbon yang memiliki rumus Cn(H2O)n. Namun dengan berjalannya waktu pada zaman sekarang nama karbohidrat ini yaitu disebut sebagai sakarida ( gula ).Karbohidrat ini merupakan sumber energi yang paling utama bagi manusia. Karbohidrat ini dibentuk oleh asam amino, gliserol lemak, ataupun diperoleh dari sumber makanan yang kita makan, ini berlaku baik bagi hewan maupun tumbuhan. Berdasarkan penggolongannya karbohidrat ini dibagi menjadi 3
a. Monosakarida
    Pada prinsipnya fungsi dari monosakarida ini dibagi menjadi dua yaitu aldosa dan ketosa



Golongan monosakarida ini diartikan sebagai golongan karbohidrat yang paling sederhana dan tidak dapat dihidrolisis menjadi bentuk karbohidrat yang lain. Contoh glukosa, galaktosa, dan fruktosa.
Berdasarkan jumlah atom karbonnya jika C = 3 disebut triosa C = 4 tetrosa C = 5 pentosa dan C = 6 heksosa.

b. Disakarida
   Disakarida ini dibentuk dari dua monosakarida melalui kondensasi dengan ikatan glikosida yang paling penting dari disakarida yaitu :
  
1. sukrosa(gula putih), Jika dihidrolisis itu terbentuk dari molekul glukosa + 1 molekul fruktosa
2. Maltosa merupakan hasil hidrolisis dari amilum dan digunakan dalam makanan bayi yang jika dihidrolisis itu terbentuk dari satu molekul glukosa + 1 molekul glukosa.
3. Laktosa,ini biasanya terkandung dalam air ASI ibu itu terbentuk dari 1 glukosa + 1 molekul galactose. Dari ketiga disakarida ini hanya maltosa dan laktosa lah yang termasuk dalam gula pereduksi sedangkan sukrosa tidak termasuk gula pereduksi

c. Polisakarida
    Gabungan dari banyak monosakarida yang penting dari polisakarida yaitu

1. Amilum yang terdapat dalam tumbuhan atau makanan
2. Glikogen yang merupakan gula dalam otot
3. Selulosa yanga terdapat dalam dinding sel dan serat tumbuhan.

2. Asam amino

   Merupakan monomer dari protein yang sebagai senyawa asam karboksilat jadi dia mengandung gugus (-COOH).Asam amino ini pada umumnya sering bersifat amfoterik dalam larutan. Pentingnya senyawa asam amino ini adalah karena dia merupakan senyawa utama yang menyusun protein.
Asam amino itu dibagi menjadi esensial dan non esensial. Esensial berarti dia tidak diproduksi dalam tubuh tetapi diperlukan dalam tubuh jadi kita harus memperolehnya dari makanan, sedangkan non esensial itu diproduksi sendiri dalam tubuh sehingga tidak perlu mendapatkannya atau memperolehnya dari makanan.Apabila tubuh kekurangan asam amino, maka fungsi tubuh kita akan terganggu dan tidak dapat berjalan dengan baik. Salah satu penyakit yang terjadi jika kekurangan asam amino adalah kwashiorkor yang termasuk kedalam penyakit malnutrisi. Namun, konsumsi asam amino yang berlebihan juga tidak baik karena akan membuat proses metabolisme meningkat. Jika dibiarkan, maka akan meningkatkan kadar kolestrol.

3. Protein

    merupakan senyawa yang penting dalam tubuh karena fungsinya yang banyak yaitu sebagai pembangun,pengatur, pertahanan tubuh atau anti body dan sebagai sumber energi yang kebanyakan diperoleh dari karbohidrat.Protein ini terdapat banyak hingga bisa dikatakan melimpah di dalam sel makhluk hidup. Kerangka dasar atau pembuat utama protein ini merupakan kumpulan dari asam amino yang saling berhubungan dan dihubungkan dengan ikatan kovalen menjadi sebuah ikatan rangkap.

permasalahan
1. Pati tersusun oleh dua kelompok makromolekul yaitu amilosa dan amilopektin jelaskan hubungan dari kedua makromolekul tersebut?
2. jelaskan apa yang menyebabkan protein itu memiliki aktivitas yang banyak dalam tubuh? 
3. coba jelaskan proses protein sehingga bisa memperbaiki jaringan tubuh yang rusak?

Senin, 07 Oktober 2019

SPEKTROSKOPI UV-Vis

Assalamualaikum wr.wb

Baik lah pada kesempatan ini saya akan membahas seputaran kimia organik lll,sebelum melanjutkan ke pembahasan saya akan membahas tentang Spektroskopi UV-Vis, jadi untuk lebih jelasnya lanjutkan membaca yaa...

Spektroskopi adalah alat untuk menganalisis senyawa organik secara kualitatif, kuantitatif dan yang paling penting adalah pelacakan atau elusidasi struktur elusidasi struktur sangat penting untuk senyawa organik karena adanya fenomena isomer hewan yang mempunyai ruang molekul sama tetapi berbeda strukturnya. Isomer Masih beragam yaitu isomer struktur,fungsional,geometri dan optik.

A. Spektroskopi UV-Vis
Spektroskopi UV mempunyai kisaran Sinar dengan panjang gelombang 200 - 400 nm,sedangkan Sinar tampak (vis) mempunyai panjang gelombang sekitar 400 - 900 nm. Spektroskopi UV dan Vis digunakan untuk tujuan analisis kualitatif dan kuantitatif. Spektroskopi UV adalah untuk analisis senyawa organik yang mengandung gugus kromofor, Gugus kromofor ini merupakan senyawa organik yang memiliki ikatan rangkap yang terkonjugasi. yaitu diene terkonjugasi dan Enon (ketena). Beberapa senyawa organik yang dapat dianalisis dengan spektroskopi UV adalah sebagai berikut :



Sedangkan spektroskopis tampak(vis) adalah untuk analisis senyawa berwarna analisis kuantitatif didasarkan pada persamaan lambert-Beer seperti dibawah ini ; 

                                                  A= a . b . C atau A = Îµ . b . C

Diket :
A = Absorbansi
£ = Koefisien ekstiksi molar (c-mol L-1)
a = adsorbtivitas (c-gL-1)
b = tebal kuvet (cm)
C = konsentrasi.

Kualitatif didasarkan pada panjang gelombang maksimum (Tmax) panjang gelombang dengan A Maximum, senyawa yang mengandung gugus kromofor dan berwarna mempunyai panjang gelombang maksimum yang spesifik. Hal yang perlu diperhatikan adalah dalam persiapan sampel sebelum dianalisis dengan spektroskopi uv-vis terutama dalam pemilihan pelarut dan proses pengenceran. Skema peralatan spektroskopi UV Vis adalah sebagai berikut :



Komponen-komponen peralatan spektroskopis tersebut dijelaskan secara garis besar sebagai berikut :
1. Sumber cahaya
     Secara umum radiasi yang dihasilkan oleh Material berupa sumber listrik bertegangan tinggi atau pemanasan listrik. tegangan listrik akan menyebabkan eksitasi elektron pada benda dan waktu elektron kembali ke tingkat energi yang lebih rendah(dasar) akan membebaskan radiasi berupa emisi sejumlah energi tertentu(∆E) tergantung tingkat eksitasi nya dan energi radiasi emisi inilah yang digunakan sebagai sumber radiasi. Sebagai sumber radiasi UV digunakan lampu hidrogen(H) atau lampu deuterium(D). Gas hidrogen atau deuterium diisi ke dalam bola lampu yang dilengkapi dengan elektroda dan bila diberi tegangan listrik akan eksitasi elektron, selanjutnya akan menghasilkan radiasi emisi cahaya sebagai sumber tenaga radiasi. Sedangkan sumber radiasi tampak yang juga menghasilkan inframerah akan menggunakan lampu filamen fungsion yang dapat menghasilkan tenaga radiasi 350-3500 nm.

2. Monokromator
    Radiasi yang diperoleh dari berbagai sumber radiasi adalah sinar polikromatis banyak panjang gelombang. monokromator berfungsi untuk mengurai sinar tersebut menjadi monokromotis sesuai yang diinginkan. Monokromator terbuat dari bahan optik yang berbentuk Prisma.

3. Tempat sampel
    Dalam bahasa sehari-hari tempat sampel (sel penyerap) dikenal dengan istilah kuvet. Kuvet ada yang berbentuk tabung silinder tapi ada juga yang berbentuk kotak. syarat bahan yang dapat dijadikan kuvet adalah tidak menyerap sinar yang dilewatkan sebagai sumber radiasi dan tidak bereaksi dengan sampel dan pelarut. Untuk sinar UV digunakan Quarts, untuk Sinar tampak dapat digunakan gelas biasa namun Quarts lebih baik.

4. Detektor
    Detektor berfungsi untuk mengubah tenaga radiasi menjadi arus listrik atau perubah panas lainnya Dan biasanya terintegrasi dengan pencatak(printer) tenaga cahaya yang diubah menjadi tenaga listrik akan mencatat secara kuantitatif tenaga cahaya tersebut, persyaratan detektor yang baik adalah
a. Sensitifitas tinggi
b. Respon pendek
c. Stabilitas lama dan,
d. Elektronik mudah diperjelas.

permasalahan
1 Coba jelaskan mengapa dalam tempat sampel  syarat bahan yang dapat dijadikan kuvet adalah tidak menyerap sinar yang dilewatkan sebagai sumber radiasi dan tidak bereaksi dengan sampel dan pelarut?
2 Bagaimana cara menganalisis larutan tak berwarna pada spektrokopi UV-Vis ?
3 Menurut anda apakah yang akan terjadi jika sampel yang digunakan dalam spektrokopi UV-Vis berupa padatan,apa saja pengaruhnya jelaskan?

Sabtu, 28 September 2019

SENYAWA POLIENA DAN ZAT WARNA


A. Senyawa poliena
     Poliena merupakan senyawa yang mengandung lebih dari dua ikatan rangkap.Salah satu cohtoh senyawa poliena yatu Karotenoid. 

Karotenoid merupakan senyawa poliena isoprenoid yang bersifat lipofilik atau tidak larut dalam air,mudah di isomerisasi dan di oksidasi, menyerap cahaya,meredam oksigen, memblok reaksi radikal bebas dan dapat berikatan dengan permukaan hidrofobik. Karotenoid ini dibentuk oleh penggabungan 8 unit isoprene(C5) dan pada umumnya unit-unit isoprene ini berikatan secara kepala-ekor, kecuali pada pusat molekul berikatan secara ekor-ekor yang menjadikan molekul karotenoid simetris (Gross,1991). Ikatan kepala ekor dan ekor ekor pada isoprene dapat dilihat pada gambar dibawah ini :


karatenoid dapat dikelompokkan menjadi dua golongan besar yaitu karotenoid hidrokarbon tidak jenuh yang dikenal sebagai karoten dan turunan karoten teroksigenasi yang disebut xantofil hidroksi(kriptoksantin),keto(kantaksantin),epoksi(violaksantin),dan aldehid(citraurin).Terdapat dalam bentuk asiklik(likopen), monosiklik(karoten), atau disiklik(karoten).

Sistem ikatan rangkap terkonjugasi yang mengandung ikatan tunggal dan rangkap dengan elektron yang secara efektif terdelokalisasi disepanjang rantai poliena, merupakan ciri dari karotenoid. Ciri ini merupakan tanggung jawab terhadap bentuk molekul reaktivitas kimia dan sifat penyerapan cahaya, Oleh karena itu karotenoid memiliki warna.(britton,1995). Ikatan rangkap terkonjugasi berjumlah 7 dibutuhkan untuk memberi warna karotenoid masing-masing ikatan rangkap pada rantai polimer dari sebuah karotenoid dapat ditemukan dalam dua konfigurasi yaitu isomer geometri Trans atau cis karotenoid yang terdapat di alam sebagian besar dalam bentuk all trans dalam kehidupan poliena ini dapat menyebabkan timbulnya warna pada wortel dan tomat.

B. Zat warna
     Menurut Otto N.Witt (1876) bahwa zat warna dalam senyawa organik dikaitkan dengan adanya gugus tertentu dalam molekul. Ia menyebut gugus tersebut yang memberikan warna sebagai kromosfor. Berikut merupakan kromosfer kromosfer yang paling aktif :


Adanya salah satu gugus kromofor dalam suatu molekul sudah cukup untuk memberikan warna. Seperti nitrobenzena berwarna hijau muda, Azo benzena berwarna oranye merah, p-quinones berwarna kuning, O-quinones berwarna oranye atau merah. Terdapat gugus gugus tak jenuh tertentu lainnya yang dapat memberikan warna jika mengalami konjugasi yaitu etilena, karbonil,ezometina.


Witt juga menyebutkan bahwa terdapat gugus tertentu yang dapat mengintensifkan warna tetapi tidak memberikan warna yang disebut auksokrom. Gugus auksokrom yang paling aktif yaitu -OH,-NHR,-NH2,dan -NR2. 

permasalahan
1. jelasksn peranan senyawa Azo dalam bidang industri beserta karakter warna yang ditimbulkan?
2.  jelaskan proses terbentuknya warna pada wortel yang disebabkan oleh poliena?
3. Salah satu manfaat dari karatenoid yaitu menurunkan resiko beberapa penyakit kronis,Jelas kan bagaimana proses  tersebut bisa terjadi?

Sabtu, 21 September 2019

POLISIKLIK DAN REAKSI PERISIKLIK

Assalamualaikum wr.wb
Baik lah pada kesempatan ini saya akan membahas seputaran kimia organik lll,sebelum melanjutkan ke pembahasan saya akan membahas tentang Polisiklik dan reaksi perisiklik,jadi untuk lebih jelasnya lanjutkan membaca yaa...

A. Reaksi Polisiklik
Polisiklik merupakan suatu senyawa yang mempunyai siklik atau cincin lebih dari satu contoh :


Sedangkan senyawa hidrokarbon polisiklik aromatik adalah senyawa organik yang struktur dasarnya terdiri atas atom karbon dan hidrogen yang tersusun dalam dua atom lebih cincin aromatik atau merupakan senyawa yang tersebar luas di alam yang bentuknya terdiri dari beberapa rantai siklik aromatik dan bersifat hidrofobik.

Keberadaan hidrokarbon polisiklik aromatik di alam dapat berasal dari dua sumber yakni alami dan sumber antropogenik.
1. Sumber alami
     Kebakaran hutan, padang rumput, rembesan minyak bumi, gunung berapi, dan yang lainnya.
2. Sumber antropogenik
    Tenaga listrik, insenerasi, pemanas rumah, dan yang lainnya.

Senyawa aromatik polisiklik dapat dicirikan sebagai
- cincin-cincin yang memakai atom-atom karbon tertentu secara bersama-sama oleh Pi aromatik biasa.
- sebagian dari sifatnya berbentuk zat padat. Contoh: naftalena, antrasena dan fenantrena.

Dalam senyawa polisiklik banyaknya elektron Pi mudah dihitung bila digunakan rumus kekule seperti dibawah ini:


Perlu kita ketahui bahwa Senyawa polisiklik lebih reaktif terhadap oksidasi reduksi dan substitusi elektrofilik daripada benzena.

B. Reaksi perisiklik
Berasal dari 2 kata yaitu peri(disekitar atau di keliling) dan siklik(tertutup), Jadi dapat disimpulkan bahwa reaksi perisiklik merupakan reaksi yang terjadi disekitar sistem yang tertutup. Reaksi perisiklik itu dapat terjadi karena terimbas termal atau terimbas cahaya.

Jenis-jenis reaksi perisiklik
1 sikloadisi.
  Bila dua molekul bergabung membentuk sebuah cincin dalam reaksi ini dua ikatan phi diubah menjadi dua ikatan Sigma
Contoh:

1,3 butadiena dan etilena ketika terimbas kalor maka ikatan rangkap akan terbuka dan akan berikatan menjadi senyawa sikloheksena.

2. Elektrosiklik
  Reaksi reversibel yang mana suatu senyawa dengan ikatan rangkap terkonjugasi menjadi siklisasi.
Contoh :

Yang memiliki ikatan rangkap terkonjugasi terimbas cahaya maka akan mengalami pembukaan ikatan rangkap dan membentuk senyawa siklik.

3. Penataan ulang sigmatropik
   Penataan ulang sigmatropic yaitu penataan ulang antar-molekul serempak yang mana sebuah atom atau gugus atom bergeser dari posisi 1 ke posisi lain.
Contoh :


Ketika senyawa tersebut terimbas termal maka ikatan Akan berpindah dan CD2 menjadi bermuatan negatif, CD2 akan menarik H sebagai H+ akibatnya CH2 akan kelebihan elektron dan bermuatan negatif sedangkan CH yang lain akan menjadi kekurangan elektron dan bermuatan positif,yang negatif akan menyerang yang positif dan membentuk ikatan.

Permasalahan
1. Banyaknya elektron phi mudah dihitung dengan menggunakan rumus kekule,pertanyaan saya mengapa dengan 6 dan 10 elektron phi bersifat aromatik sedangkan 8 elektron phi tidak,jelaskan?
2. Jelaskan pengaruh dari paparan hidrokarbon aromatik polisiklik bagi kesehatan?
3. Jelaskan reaksi perisiklik dalam pembentukan vitamin D?

Senin, 09 September 2019

PERSENYAWAAN KIMIA ORGANIK HETEROSIKLIK

Assalamualaikum wr.wb
Baik lah pada kesempatan ini saya akan membahas seputaran kimia organik lll,sebelum melanjutkan ke pembahasan saya akan membahas tentang Persenyawaan kimia organik heterosiklik,jadi untuk lebih jelasnya lanjutkan membaca yaa...

Senyawa heterosiklik adalah senyawa siklik yang pada cincinnya terdapat atom hetero seperti : N,O,S,B,P dan beberapa metaloid seperti Al,Sn,As,Cu dan lain-lain.senyawa heterosiklik berdasarkan aromatisitas juga ada yang aromatik dan non aromatik.senyawa heterosiklik yang paling banyak adalah dengan atom hetero N (golongan Ada),O (golongan okso),dan S (golongan tio).senyawa heterosiklik banyak terdapat di alam diantaranya sbb :



 Penamaan senyawa heterosiklik menggunakan sistem penomoran.nomor terendah sedemikian rupa diberikan kepada atom selain karbon yang terkandung dalam cincin.contoh :



Purin merupakan kerangka dasar pembentukan adenine dan guanin (senyawa pembentukan DNA) senyawa heterosiklik dengan enam anggota yang paling umum adalah piridina.piridina memiliki satu atom nitrogen yang bersifat elektronegatif maka senyawa piridina bersifat polar,sedangkan benzena bersifat non polar.


permasalahan ;
1 jelaskan mengapa furan tidak termasuk dalam senyawa heterosiklik yang memiliki cincin beranggota 6 dan termasuk senyawa yang bersifat tidak jenuh ?
2 Dari berbagai macam senyawa heterosiklik manakah yang memiliki atom nitrogen yang bersiat tuna elektron,serta jelaskan alasannya ?
3 jelaskan mengapa piridina termasuk dalam senyawa heterosiklik dengan enam anggota yang paling umum ?